Pengamanan Humanis Warnai Ngerauhin Ida Sesuunan Kahyangan Tiga Desa Adat Patemon
Gianyar – Tampaksiring, Di tengah semarak Persiapan Upacara Piodalan, suasana khusyuk melompat Pura Dalem dan Kahyangan Tiga Desa Adat Patemon, Desa Pejeng Kelod, Senin (2/3/2026). Prosesi Ngerauhin menuju Pura Nataran Sasih menjadi momen sakral yang menyatukan krama dalam balutan adat dan spiritualitas yang kental.
Babinsa Desa Pejeng Kelod Koramil 1616-03/Tampaksiring, Kopda Wayan Sumantra, bersama Bhabinkamtibmas Desa Pejeng Kelod Aiptu I Wayan Umantara bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Patemon melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna mendukung kelancaran kegiatan. Pengamanan terfokus di sekitar Pura Dalem Desa Adat Patemon hingga jalur yang dilalui iring-iringan menuju Pura Nataran Sasih, Kecamatan Tampaksiring.
Prosesi Ngerauhin merupakan bagian penting dalam rangkaian Piodalan Sesuhunan Kahyangan Tiga Desa Adat Patemon. Tradisi ini bermakna sebagai prosesi kedatangan sekaligus mengiring Ida Sesuhunan “lunga” ke Pura Nataran Sasih, simbol penghormatan dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain bernilai spiritual, kegiatan ini juga mempererat rasa persaudaraan dan gotong royong antarwarga dalam menjaga adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun.
Dengan jumlah warga yang cukup banyak mengikuti iring-iringan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang sigap menempatkan diri di titik-titik rawan kemacetan. Pengaturan arus kendaraan dilakukan secara persuasif dan humanis agar mobilitas masyarakat tetap lancar tanpa mengganggu proses kekhidmatan.
Pendampingan Babinsa dalam kegiatan adat ini tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pelestarian budaya dan kearifan lokal di wilayah binaan. Sinergi yang terjalin antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pecalang mencerminkan kuatnya kolaborasi antara aparat negara dan unsur adat dalam menjaga keharmonisan, keamanan, serta izin masyarakat.
Berkat koordinasi yang solid, seluruh rangkaian Ngerauhin berjalan dengan lancar, aman, dan penuh khidmat, menjadi cerminan nyata kebersamaan masyarakat Desa Pejeng Kelod dalam menjaga tradisi leluhur.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar